Tindak Lanjut Quick Wins dari MenPAN-RB, Karantina Pertanian TB Asahan Koordinasi dengan Bea Cukai Teluk Nibung.

Karantina Pertanian TB Asahan bergerak cepat untuk melaksanakan persiapan program percepatan (Quick wins) demi meningkatkan pelayanan prima dengan berkoordinasi dengan Bea Cukai Teluk Nibung (24/4). Quick wins atau juga sering disebut low-hanging fruit adalah suatu inisiatif yang mudah dan cepat dicapai yang mengawali suatu program besar dan sulit. Quick wins merupakan sebuah aktifitas nyata dan dirasakan manfaatnya secara cepat oleh pemangku kepentingan utama, baik secara eksternal maupun internal Kementerian Pertanian. Quick wins diperlukan untuk memperoleh momentum yang positif dan juga kepercayaan diri untuk melaksanakan reformasi birokrasi secara konsisten dan berkelanjutan, serta memberikan image positif bagi pelaksanaan reformasi birokrasi sehingga dapat menurunkan pesimis tentang pelaksanaan reformasi birokrasi.

Seiring dengan semakin meningkatnya lalulintas media pembawa melalui wilayah-wilayah kerja Karantina Pertanian TB Asahan, sehingga menuntut meningkatkan fungsi pelayanan dan pengawasan terhadap keluar, masuk dan tersebarnya HPHK dan OPTK di wilayah Sumatera Utara. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengawasan/pemeriksaan tindakan karantina di tempat-tempat pemasukan dan pengeluaran. Pengawasan di tempat-tempat yang ditetapkan seperti di terminal penumpang Kapal Ferry pelabuhan Teluk Nibung sangat penting sebagai wujud dari peningkatan pengawasan lalu lintas komoditi pertanian dari luar negeri melalui pelabuhan tersebut.

Untuk membangun sinergisitas dan meningkatkan kualitas pengawasan terhadap media pembawa HPHK/OPTK diperlukan kerja sama dengan semua pihak khususnya instansi terkait yang berada di pelabuhan, salah satunya adalah Bea dan Cukai Teluk Nibung. Salah satunya yaitu dengan melakukan bentuk integrasi pengawasan bersama komoditas pertanian yang dilalulintaskan di Pelabuhan Teluk Nibung seperti joint analysis dalam bentuk pengawasan bersama melalui monitor mesin pemindai ( x -ray ) yang di sambungkan dengan monitor milik Karantina Pertanian TB Asahan.

"Koordinasi ini adalah merupakan persiapan awal untuk melaksanakan program Quick Wins yaitu peningkatan pelayanan prima dalam hal pengawasan lalu lintas HPHK dan OPTK di terminal penumpang pelabuhan fery internasional Teluk Nibung melalui mesin X-Ray" jelas drh. Bukhari Kepala Karantina Pertanian TB Asahan. 
"Ini juga merupakan tindak lanjut dari adanya Nota Kesepahaman antara Bea Cukai dan Badan Karantina Pertanian tentang Kerjasama dalam rangka Pelayanan dan Pengawasan Impor dan Ekspor Komoditas Wajib Periksa Karantina. Alhamdulilah Kepala Bea Cukai Teluk Nibung menyambut baik dan setuju untuk melaksanakan program kerja sama tersebut" tambah drh. Bukhari.

#LaporKarantina🍎🐕
#KarantinaTBAsahan

Posted in Berita on Apr 25, 2019

Views: 59